Lakukan Pemantapan, Wali Murid Kelas 1 SD Islam Baitul Makmur Dikumpulkan


MALANG_BM-Menjelang masuknya tahun ajaran baru 2018-2019, SD Islam Baitul Makmur kembali menggelar pertemuan dengan orangtua peserta didik kelas 1. Setelah pertemuan pertama dilakukan Maret lalu, pertemuan kedua kembali digelar pada Kamis (12/7/2018). Acara yang bertempat di Ruang Kelas lantai 2 kompleks pendidikan Baitul Makmur Jl Raya Sawojajar 17B ini dihadiri Ketua Yayasan Baitul Makmur Drs. Rolla Gino Pribadi, Kepala Sekolah SD Islam Baitul Makmur Dra. H Fatimah, M.M, para guru kelas 1, dan wali murid kelas 1.


Kepala Sekolah SD Islam Baitul Makmur Dra. Hj. Fatimah, M.M, mengatakan, pertemuan yang digelar kemarin bertujuan untuk mengkondisikan wali murid tahu isi tentang sekolah Baitul Makmur. Jadi, tidak seperti membeli kucing dalam karung, tidak tahu jerohannya Baitul Makmur, masuk hanya ikut-ikut.

,         “Intinya, wali murid itu tahu pembiasaan di sini (Baitul Makmur), kurikulum yang dipakai apa, jumlah gurunya ini, caranya yang dipakai seperti itu, ruang kelasnya di mana, wali kelasnya siapa. Itu tadi yang diperkenalkan kepada wali murid, ” kata perempuan yang akrab disapa Bu Fat ini, usai acara pertemuan dengan wali murid Kelas 1 SD Islam Baitul Makmur.
Dalam pertemuan tersebut, menurut Bu Fat, juga dibentuk paguyuban wali murid per kelas. “Itu tadi wali murid per kelas ngumpul menentukan pengurus paguyuban. Jadi, ini untuk pemantapan kembali karena hari Senin (16/7/2018) masuk sekolah. Supaya dia seragamnya tahu, kelasnya tahu,” jelasnya.


Selain membangun komunikasi, dalam kesempatan tersebut Bu Fat juga berharap wali murid ikut berpartisipasi aktif untuk membantu, terutama dalam pembiasaan-pembiasaan belajar karena anak SD itu perlu pembentukan karakter.
“Pembentukan karakter itu lewat pembiasaan-pembiasaan di rumah. Misalnya, anak nggak sopan, anak berbuat apa, shalatnya aktif nggak, belajarnya disiplin nggak, mau membantu orang tua nggak, jiwa sosialnya bagaimana, detilnya semua itu orang tua yang tahu. Karena itu orang tua harus berperan aktif. Kalau di sekolah itu hanya sebatas belajar,” kata Bu Fat.


Sementara itu, setelah acara pertemuan berakhir, wali murid memanfaatkan waktunya untuk melakukan pengambilan seragam dan buku-buku sekolah. Menurut Bu Fat, pengambilan seragam dan buku ini hanya dilakukan sebagian wali murid yang belum menggambil. “Sebagian besar seragam dan buku sudah diambil Maret lalu,” tandasnya. (hen)



Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto

You Might Also Like

0 komentar