Pendidikan Karakter dalam Kepramukaan

Pramuka memegang peranan penting membentuk peradaban bangsa yang unggul dan mulia. Tujuan Gerakan Pramuka adalah membentuk karakter atau watak generasi muda. Adapun komponen pembentukan  watak dalam Gerakan Pramuka tersebut terdiri dari sepuluh komponen, yaitu :

1. Akhlak yang baik
Akhlak yang baik antara lain rendah hati, lemah lembut, jujur, cinta damai, penyayang, berani mengakui kesalahan dan tidak cemburu.

2. Budi pekerti santun
Berbudi perkerti santun bermakna memiliki watak, bertutur kata, dan berperilaku sopan, tertib serta menurut adat yang baik. Seseorang yang bersikap sopan santun kepada orang tua, guru, pimpinan, orang yang dituakan dan orang lain berarti telah melakukan perbuatan yang terpuji.

3. Berpikir positif
Berpikir positif dapat diartikan menerima kenyataan apa pun tanpa buruk sangka atau berprasangka. Intinya berpikir positif berarti tidak mempunyai pendapat atau anggapan yang kurang baik ( negatif ) mengenai sesuatu, sebelum mengetahui, menyaksikan dan menyelidiki sendiri.

4. Siap menghadapi tantangan
Siap menghadapi tantangan bermakna bersedia melawan rintangan atau halangan. Tantangan dimkasud terdiri dari ancaman, tantangan, hambatan dan ganguan. Siap menghadapi tantangan dapat dilakukan oleh orang yang mempunyai keberanian. Keberanian adalah kesediaan untuk menderita bahkan mati demi membela atau mempertahankan kebaikan.

5. Percaya diri
Percaya diri berarti memastikan bahwa seseorang dapat memenuhi semua harapan atau kehendaknya, optimis, orang yang selalu berpengharapan baik.

6. Tidak sombong
Tidak sombong berarti  tidak menghargai diri berlebih lebihan, tidak congkak. Tidak sombong bermakna rendah hati.

7. Disiplin
Disiplin berarti menaati atau mematuhi aturan dan tata tertib yang berlaku.

8. Inovatif
Inovatif berarti mau menerapkan segala sesuatu sesuai penemuan baru atau bersedia menggunakan metode – metode baru.

9. rukun dan toleran
Toleransi berarti sifat atau sikap menenggang (menghargai, membiarkan). Sikap ini membolehkan adanya pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan dan kelakuan) yang berbeda atau bertentangan dengan diri sendiri.
Rukun bermakna baik dan damai dalam pertalian persahabatan, suami istri dan sebagainya. Rukun juga berarti tidak bertengkar dan tidak bermusuhan.

10. Mempunyai solidaritas sosial
 Mempunyai solidaritas sosial berarti memiliki perasaan bersatu, senasib sepenanggungan, sehina dan semalu. Sebagai makhluk sosial manusia memerlukan orang lain. Orang tidak bisa hidup sendiri dan tidak bisa hidup menyendiri.



Macam – macam pendidikan untuk membentuk karakter generasi muda yang diperoleh di Kepramukaan. 

Adapun pendidikan yang mengandung  pembentukan karakter dalam kepramukaan diantaranya adalah :
1. Dalam kepramukaan, para peserta diajarkan diajarkan bagaimana menerapkan kedisiplinan dengan memakai pakian seragam yang sesuai aturan dalam gerakan pramuka. Menggunakan waktu dengan baik serta memimpin dirinya maupun orang lain.
2. Pendidikan karakter dari Pramuka diimplementasikan melalui kegiatan-kegiatan di alam terbuka. Sehingga kegiatan Pramuka menjadi menarik dan menyenangkan. Peserta didik dapat bekerja sama satu sama lain dalam memecahkan persoalan, mempunyai jiwa tolong menolong, menambah keberanian dan percaya diri, dan pramuka juga dapat melatih peserta didik untuk menjadi pribadi yang lebih berdisiplin.

You Might Also Like

0 komentar